05 Mei 2016

Otto Bayer Award 2016 diberikan kepada Profesor Dr. Dirk Trauner

Peniliti di Universitas Ludwig Maximilians Munich, Jerman, dengan terhormat memberikan sumbangan kepada pionir “Photopharmacology dan Optogenetics”

 Zoom image
Prof. Dr. Dirk Trauner

Leverkusen, 25 April 2016 – Pemenang penghargaan Otto Bayer 2016 dinobatkan kepada Board of Trustees Bayer Science & Education Foundation dan komite ilmiah yaitu Profesor Dr. Dirk Trauner dengan hadiah senilai EUR 75.000, sebagai salah satu penghargaan ilmiah paling bergengsi di Jerman. Penghargaan ini adalah pengakuan atas rintisan kontribusi dalam “Fotofarmakologi dan Optogenetik Kimiawi”. Trauner mengembangkan peralihan baru yang peka dalam berbagai proses seluler terhadap cahaya. Karyanya memiliki potensi untuk membuka peluang pengobatan kemoterapi baru, termasuk strategi pengobatan kimia untuk menyembuhkan kebutaan dan kanker. Penghargaan ini secara resmi disampaikan oleh Werner Baumann, yang menjadi CEO Bayer per 1 Mei 2016, dalam sebuah upacara di Berlin pada 6 Juni 2016. 

 

Otto Bayer diberikan untuk menghormati ilmuwan yang telah melakukan rintisan penelitian di bidang inovatif kimia dan biokimia. Telah dilaksanakan sejak tahun 1984 untuk mengenang dan menghargai Profesor Dr. Otto Bayer (tidak berhubungan dengan pendiri perusahaan), Head of Research Bayer AG pencipta kimia Poliureten. Ia memperkuat hubungan antara industri dan akademis serta mendukung pelatihan ilmuwan muda sepanjang karirnya.

 

Prof. Ernst-Ludwig Winnacker, Chairman of the Board of Trustees Bayer Science & Education Foundation, mengatakan, “Fotofarmakologi adalah pengendalian molekul kecil oleh cahaya. Ketepatan efek mereka dalam sistem biologis dapat ditingkatkan hingga konsep ini telah menjadi alat yang sangat diperlukan peneliti biologi sel modern dan sudah memberikan dorongan penting untuk aplikasi masa depan dalam ilmu saraf dan kanker. Dirk Trauner adalah pelopor teknologi ini pada perpaduan ilmu biologi dan kimia, dan karena itu, ia adalah calon yang ideal untuk penghargaan Otto Bayer Award yang bergengsi.”

 

Otto Bayer Award 2016 bukan hanya diberikan sebagai pengakuan atas teknologi inovatif ini, tetapi juga pada tujuan yang luas dari penelitian Trauner: untuk menunjukkan kekuatan yang luar biasa dari sintesis kimia dengan molekul target yang menantang dan menggunakannya menuju pembentukan jalur biologis sintesis. Pekerjaan ini bernilai tinggi untuk perusahaan Life Science seperti Bayer, di mana bagian utama dari bisnis ini adalah untuk menciptakan dan menghasilkan molekul yang berinteraksi dengan proses biokimia di berbagai spesies kehidupan. 

 

“Masa depan kita akan dibentuk oleh kemajuan penelitian dasar dan terapan. Kami ingin mempromosikan ilmu pengetahuan dan memperkuat keunggulan kami,” kata Kemal Malik, anggota Board of Management for Innovation and Chairman of the Foundation. “Penelitian memainkan peran sentral bagi perusahaan penemu Bayer. Pengetahuan, penerimaan dan penerapan teknologi masa depan di bidang ilmu pengetahuan adalah kondisi kerangka kunci dalam masyarakat kita, dan Bayer AG ingin berkontribusi untuk membangun mereka, di antaranya melalui yayasan dan dengan memberi hadiah ini,” lanjut Malik.

 

Penghargaan ini diberikan oleh Bayer Science & Education Foundation. Yayasan ini bertindak sebagai inisiator, promotor dan mitra untuk kemajuan perpaduan antara industri akademis dan masyarakat sipil. Tujuan utamanya adalah pengakuan terhadap penelitian termutakhir, promosi bakat ilmu pengetahuan, dan dukungan bagi proyek-proyek sains sekolah yang inovatif. Dalam hal konten, kegiatan fokus pada ilmu kehidupan, kesehatan, dan obat-obatan. Prestasi di bidang penelitian dasar diberi penghargaan dengan Otto Bayer Award setiap dua tahun, dan di tahun antaranya dihargai dengan Hansen Family Award, yang masing-masing membawa hadiah uang sebesar EUR 75.000. Selain itu, yayasan juga menyediakan dua penghargaan: the International Bayer Early Excellence in Science Award untuk Biologi, kimia dan ilmu kedokteran, masing-masing dengan hadiah uang sebesar EUR 10.000, dan Bayer Thrombosis Research Award untuk riset terkait trombosis dasar dan klinis dengan hadiah uang sebesar EUR 30.000. 

 

Pemenang Otto Bayer Award, Dirk Trauner lahir dan dibesarkan di Linz, Austria, belajar biologi dan kimia di Universitas Vienna, dan menerima gelar sarjana bidang kimia dari Universitas Terbuka Berlin. Dia kemudian mengejar gelar PhD di bidang kimia di bawah arahan Prof. Johann Mulzer yang juga memindahkan Trauner ke Univeritas Frankfurt dan kemudian kembali ke Wina. Mengikuti tugas wajib di Angkatan Darat Austria, ia menjadi kolega pasca sarjana Prof. Samuel J. Danishefsky di Memorial Sloan-Kettering Cancer Center. Setelah dua tahun di New York City, Trauner bergabung dengan Department of Chemistry Universitas California, Berkeley, di mana ia naik pangkat menjadi Associate Professor of Kimia (posisi tetap). Dia juga ditunjuk sebagai anggota dari Lawrence Berkeley National Laboratory. Pada musim panas 2008, ia pindah ke Universitas Munich di mana ia saat ini berada sebagai Profesor Biologi Kimia dan Kimia Genetik. Meskipun cakupannya luas di bidang biologi dan fisiologi, Trauner tetap seorang ahli kimia organik, sebagaimana dibuktikan oleh lebih dari 80 produk sintesis alami. 

 

Dirk Trauner dianugerahi 2016 medali Emil Fischer dan merupakan Anggota dari Akademi Ilmu pengetahuan Austria dan Fellow dari Royal Society Chamistry. Ia juga penerima Kitasato Medal, Alfred P. Sloan Fellowship, sebuah ERC Advance Grant, dan The Austrian Chemical Society Award untuk tesis terbaiknya di tahun 1997. Dia duduk di dewan redaksi Laporan Produk Alam dan Dewan Penasihat redaksi ACS Central Science, ACS Chemical Neuroscience, Biologi Sel Kimia dan Chem.   

 

Sumber: http://www.news.bayer.com/baynews/baynews.nsf/id/2016-Otto-Bayer-Award-goes-to-Professor-Dr-Dirk-Trauner