26 Januari 2015

Manfaat Keluarga Berencana untuk Kehidupan Lebih Baik

Bisa menyediakan masa depan yang lebih baik dan sejahtera bagi keluarga dan anak-anak merupakan cita-cita dan mimpi dari Karsilah dan Yuriah, dua orang ibu rumah tangga yang berprofesi sebagai pengusaha roti dan aksesoris di Kutu Sumbermulyo, Kecamatan Bambanglipuro, Bantul – Yogyakarta.

 

“Dulu, orangtua saya tidak mengikuti program Keluarga Berencana (KB), sehingga jarak kelahiran saya dan adik-adik saya tidak teratur dan terencana dengan baik. Saat saya masih membutuhkan perhatian dan fasilitas dari orangtua, adik saya sudah lahir, demikian juga dengan adik saya yang berikutnya. Saya dulu harus mengalami hidup susah dan berat sekali karena orangtua saya tidak bisa membiayai sekolah saya sampai tinggi. Saya harus mengalah karena orangtua saya harus membiayai adik-adik saya. Dan itu merupakan pengalaman yang sangat pahit, dan membuat saya bertekad bahwa anak-anak saya kelak tidak boleh mengalami dan merasakan apa yang saya rasakan dulu. Karena itu, sejak sebelum menikah, saya bertekad harus menjalankan program KB dengan benar. Alhamdulillah, suami saya juga sangat mendukung niat tersebut,” ujar Karsilah, ibu berusia 38 tahun, yang kini memiliki 3 orang anak.

 

Atas bimbingan dan penyuluhan dari Bidan Karjiyem, Duta Oral Contraception (OC) Bayer, Karsilah pun mulai merencanakan jarak kelahiran anak-anaknya. Sebulan sejak kelahiran anak pertamanya pada tahun 2000, Karsilah memutuskan untuk menggunakan pil kontrasepsi produksi Bayer. Setelah kelahiran anak keduanya pada 2006, ia menggunakan pil kontrasepsi Bayer lainnya, dan setelah melahirkan anak ketiga, yang saya rencanakan dengan cermat bersama Bidan Karjiyem, sampai sekarang saya menggunakan pil kontrasepsi buatan Bayer. “Saya merasa sangat cocok menggunakan produk Bayer. Walaupun harganya tidak murah, tapi saya lebih memilih produk Bayer karena tidak mau ambil risiko jika menggunakan produk lainnya. Saya merasa nyaman, sehat, punya waktu untuk bekerja dan mengurus rumah serta keluarga, dan pastinya, saya masih bisa punya waktu untuk bersantai dan mengurus diri sendiri,” ujar Karsilah.

 

Dengan perencanaan jarak kelahiran yang baik dan cermat, Karsilah kini bisa mulai menikmati hasilnya. Rumah dan keluarganya terurus dengan baik, ketiga anaknya bisa mendapatkan kehidupan yang lebih sejahtera, dan bisnis toko kuenya, dengan nama Sarmijan, meraih sukses besar. Kini, ia memiliki 25 orang karyawan dan mampu menerima pesanan hingga ribuan kardus. “Kalau saya tidak ikut KB, saya belum tentu punya waktu untuk mengembangkan bisnis saya, dan mungkin saya hanya akan menjadi ibu rumah tangga biasa yang hanya mengurus rumah dan keluarga. Dengan ikut program KB dan menggunakan kontrasepsi yang tepat, hidup saya sekarang bisa lebih baik dan sejahtera,” ujarnya.

 

“Ibu Karsilah merupakan satu dari banyak perempuan cerdas di Indonesia, yang sangat memahami pentingnya menjaga jarak kelahiran anak untuk membentuk keluarga yang berkualitas, dengan mengikuti program KB. Karena kontrasepsi sangat bermanfaat bagi sang ibu, baik secara fisik maupun secara psikologis. Secara fisik, sang ibu akan merasa sehat dan bugar karena punya waktu untuk mengurus diri sendiri, sedangkan secara psikologis sang ibu akan merasa nyaman dan tenang karena bisa menjalankan kewajibannya sebagai istri tanpa perlu khawatir akan hamil. Secara sosial ekonomi, sang ibu juga bisa memiliki kebebasan untuk membantu perekonomian keluarga dan menciptakan keluarga yang berkualitas. Peran ibu untuk mengasah, asih, dan asuh anak-anaknya juga bisa dijalankan dengan lebih baik,” ujar Bidan Duta OC Karjiyem.

 

Manfaat yang sama juga dirasakan oleh Yuriah, ibu berusia 29 tahun yang baru memiliki satu orang anak. “Sejak belum menikah, saya sudah bertekad untuk ikut program KB karena harus membantu perekonomian keluarganya. “Kalau tidak ikut program KB, saya tidak akan punya waktu untuk bekerja dan mengembangkan usaha seperti sekarang. Sekarang putri saya berusia hampir 5 tahun, dan saya sedang merencanakan untuk menambah anak, dengan bimbingan dari Bidan Karjiyem. Dengan mengikuti program KB dan memilih kontrasepsi yang tepat, hidup saya sekarang lebih tenang, santai, dan sejahtera. Buat saya, ini hidup yang lebih baik,” ujarnya.