10 Maret 2015

Bayer MaterialScience Berdialog dengan Para Pemain Utama di Industri Pakaian dan Sepatu

Inovasi Material penting untuk Membantu Industri Pakaian dan Sepatu dalam Menghadapi Tantangan

Penggabungan materi dan teknologi INSQIN® waterborne PU memberikan manfaat bagi konsumen serta manufaktur dan keberlanjutan

Leverkusen, Maret 2015 – Bayer MaterialScience membantu industri pakaian jadi dan alas kaki untuk mengatasi tantangan utama mereka dalam dua cara: dengan teknologi pelapis INSQIN® waterborne PU dan kolaborasi baru dengan konsumen di sepanjang value chain. Perusahaan mempresentasikan topik tersebut pada dua acara penting industri: Northwest Apparel and Footwear Materials Show tanggal 10-11 Maret di Portland, Oregon, AS, dan Prime Source Forum pada 24-25 Maret di Hong Kong.

 

Industri pakaian jadi dan sepatu semakin banyak menghadapi tantangan. Di satu sisi, konsumen global semakin menuntut untuk mendapatkan produk yang inovatif, baik dari segi desain maupun dari segi fungsional. Sementara para pemilik brand harus berurusan dengan value chain yang kompleks dalam industri besar ini serta tekanan biaya yang meningkat dan komitmen ambisius terkait kelangsungan produk mereka.

 

Bayer MaterialScience yakin bahwa material baru akan menjawab banyak tantangan ini. Hal ini berlaku tidak hanya untuk inovasi produk yang menguntungkan konsumen; tetapi juga meletakkan peluang bagi perbaikan fundamental dalam bidang manufaktur dan keberlanjutan.

 

Contoh yang baik dalam hal ini adalah INSQIN®. Diluncurkan tahun 2014, merek ini menyajikan teknologi baru untuk coating dan finishing kain serta kulit sintetis. Bahan berlapis polimer ini telah digunakan dalam industri pakaian jadi dan sepatu untuk menambah karakter dan memberi fungsi lebih pada produk. Teknologi INSQIN® bahkan dapat berbuat lebih banyak lagi, di mana secara radikal mengubah tampilan dan nuansa, fungsi, desain, bahkan proses pembuatannya. Khususnya untuk produksi, teknologi ini menawarkan proses keberlanjutan pada tingkat yang berbeda, yang mencakup keuntungan di bidang ekologi dan konservasi sumber daya. Sebelumnya, hal ini tidak dapat dipenuhi industri pakaian jadi.

 

Bayer MaterialScience yakin bahwa potensi inovatif dari pengembangan ini dapat membawa pengaruh sepenuhnya jika ada dialog langsung antara seluruh kontributor industri, khususnya antara pemasok utama teknologi dan pemilik merek.

 

“Kami senang dapat membantu perusahaan-perusahaan terkemuka di industri pakaian jadi dan sepatu, tidak hanya melalui inovasi produk, tetapi juga pemenuhan harapan akan kelangsungan produk mereka,” kata Nick Smith, Global Head of Textile Coatings di Bayer MaterialScience. “Sebagai salah satu pemain dalam industri kimia, kami menyediakan akses langsung atas keahlian teknis kami kepada para pemilik brand sambil bekerja bersama para produsen coated fabrics.”

 

Hal ini merupakan suatu bentuk kolaborasi yang berbeda dari kolaborasi tradisional di sepanjang garis value chain. Kerja sama baru ini memungkinkan tersedianya produk kebutuhan sehari-hari yang belum pernah ditemukan sebelumnya. “Dikombinasikan dengan INSQIN® Partner Manufacturer Program, pendekatan ini akan meyakinkan lebih banyak pemilik brand untuk bekerja sama dengan kami,” ujar Smith.

 

_______________

Tentang Bayer MaterialScience:

Dengan nilai penjualan EUR 11,7 miliar di tahun 2014, Bayer MaterialScience menjadi salah satu dari perusahaan polimer terbesar dunia. Aktivitas bisnisnya difokuskan pada pembuatan material polimer berteknologi tinggi dan pengembangan solusi inovatif untuk produk-produk yang digunakan dalam berbagai industri otomotif, listrik dan elektronik, konstruksi, olahraga, dan rekreasi. Di akhir tahun 2014, Bayer MaterialScience memiliki 30 lokasi produksi dan mempekerjakan sekitar 14.200 orang di seluruh dunia. Bayer MaterialScience adalah salah satu perusahaan di Bayer Group.

 

 

Siaran pers ini dapat diunduh di press server Bayer MaterialScience www.press.bayerbms.com.

 

Temukan informasi lebih lanjut di www.materialscience.bayer.com.