08 September 2015

Enam Pelajar Indonesia sukses Mewakili Indonesia di Ajang Youth AG-Summit 2015

Deklarasi Youth Ag Canberra akan disampaikan kepada Komite Ketahanan Pangan Persatuan Bangsa Bangsa di Roma, Italia, Oktober mendatang. Para delegasi kembali ke tanah air dibekali dengan pengetahuan, antusiasme dan jaringan baru dengan kaum muda lainnya dari beragam penjuru mancanegara

Jakarta, 7 September 2015 – Enam pelajar Indonesia telah sukses mewakili Indonesia di ajang Youth Ag(riculture) yang diselenggarakan di Canberra, 24 – 28 Agustus 2015 yang lalu. Di ajang yang diadakan oleh Bayer CropScience dan Future Farmers Network Australia tersebut, 100 kaum muda dan calon pemimpin masa depan dari 33 negara berkumpul untuk mendiskusikan peran sains dan pertanian modern  dalam pengadaan pangan bagi dunia yang lapar.

 

Deklarasi Youth Ag Canberra memuat garis besar dari solusi dan aksi yang telah disepakati oleh para anggota delegasi dan deklarasi tersebut akan dipresentasikan pada ajang pertemuan Komite Ketahanan Pangan Persatuan Bangsa Bangsa di Roma, Italia, Oktober mendatang. Dua peserta Youth Ag Summit, yaitu Laura Grubb dari Australia dan Samba Ouma dari Kenya, akan mewakili seluruh delegasi pada acara PBB tersebut.

 

Tema dari deklarasi tersebut memberikan penekanan khusus kepada beragam solusi dan aksi dengan tujuan agar memotivasi industri terkait untuk melakukan perubahan. Solusi yang diusulkan adalah:

 

  1. Kembangkan kerangka pendidikan formal dan non-formal yang adil agar ada peningkatan pengetahuan yang berkelanjutan;
  2. Promosikan dan tingkatkan persepsi serta kepedulian masyarakat dunia tentang para petani serta kesempatan yang dapat diraih di industri pertanian;
  3. Tingkatkan kesadaran melalui pendidikan agar adanya konsumsi yang bertanggung jawab dan dapat menjamin keberlanjutan dari sumber daya yang ada sekarang;
  4. Ciptakan jaringan dunia yang menyambungkan para inovator-inovator muda dengan kebutuhan pertanian, agar dapat menggalang solusi, berbagi informasi dan dana dukungan;
  5. Wujudkan kerangka dasar agar dapat memperluas dukungan dan partisipasi kaum muda bagi dunia pertanian melalui bimbingan dan pendidikan.

 

Sebelum berangkat ke Canberra, keenam anggota delegasi Indonesia juga belajar langsung dan hidup dirumah beberapa petani di Sragen, Jawa Tengah. Disana, anggota delegasi tersebut banyak memperoleh pengetahuan dan informasi atas tantangan yang dihadapi oleh para petani. Hal ini justru membantu membekukan niat mereka untuk memperjuangkan kepetingan petani Indonesia.

 

“Tercengang dan marah, mungkin itulah dua kata yang paling tepat menggambarkan perasaan saya selama belajar dengan para petani-petani di sragen. Tercengang karena melihat begitu berat dan tidak pastinya hidup menjadi seorang petani di Indonesia, dan marah karena kondisi ini dibiarkan begitu saja” ujar Muhammad Iqbal, peserta delegasi Indonesia yang berangkat ke Canberra.

 

“Berbagai permasalahan petani di Indonesia inilah yang kemudian saya bawa sebagai bahan diskusi dalam Youth Ag Summit (YAS) di Canberra lalu. YAS yang telah berlangsung kemarin sangat memberikan pengalaman dan jaringan yang luar biasa untuk saya,“ ujar Amanda Widya Kharisma, satu lagi peserta delegasi Indonesia, tentang petani di Sragen.

 

Kesan atas dari setiap anggota delegasi Indonesia dapat dibaca juga disini:

 

Kesan dan Pesan Para Pelajar yang Mewakili Indonesia di Ajang Youth AG-Summit 2015 bagian 1

Kesan dan Pesan Para Pelajar yang Mewakili Indonesia di Ajang Youth AG-Summit 2015 bagian 2

Kesan dan Pesan Para Pelajar yang Mewakili Indonesia di Ajang Youth AG-Summit 2015 bagian 3

 

Untuk mengunduh informasi pers tentang para delegasi, silahkan kunjungi: www.youthagsummit.com

 

Video tentang YAS 2015:

https://youtu.be/Tnuzj2XirgE

 

Bergabunglah dalam diskusi di kanal-kanal YAS:

 

YouTube: www.YouTube.com

Facebook: www.Facebook.com/YouthAgSummit

Twitter: www.Twitter.com/YouthAgSummit

Instagram: https://instagram.com/youthagsummit/

 

Mengenai Youth Ag-Summit

 

Youth Ag-Summit adalah konferensi global dengan tujuan membangun inspirasi dan jaringan bagi kaum muda yang kelak akan menjadi pemimpin didunia pertanian. Pada pertemuan tahun 2015 yang diadakan di Canberra, Australia, 100 pemimpin muda yang berumum 18 hingga 25 tahun dari 33 negara telah bertemu untuk berbagi perspektif dan berdialog secara terbuka tentang pertanyaan terpenting: bagaimana memberi makan populasi planet yang lapar? Youth Ag-Summit adalah bagian dari program pendidikan Bayer CropScience yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran umum tentang pangan dan peran serta pertanian diseluruh mancanegara. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.youthagsummit.com.

 

Mengenai Bayer CropScience

 

Bayer adalah perusahaan global dengan kompetensi di bidang Life Science terkait kesehatan dan pertanian. Bayer CropScience, subgrup dari Bayer AG dalam bidang pertanian melakukan penjualan senilai EUR 9.494 juta atau. Bayer CropScience adalah perusahaan berbasis sains terkemuka  dalam hal bibit, perlindungan tanaman dan pengendalian hama non pertanian. Perusahaan ini menyediakan produk-produk unggul untuk beragam bibit unggul, perlindungan tanaman berbasis kimia dan biologis, dan pelayanan pertanian yang modern dan berkesinambungan. Dalam aplikasi dibidang non pertanian, Bayer CropScience memiliki keragaman produk dan pelayanan yang luas untuk pengendalian hama dari skala taman rumah hingga perhutanan. 23.100 karyawan bekerja untuk Bayer CropScience diseluruh penjuru dunia dan menembus lebih dari 120 negara. Untuk informasi selanjutnya silahkan kunjungi www.press.bayercropscience.com.

 

Bayer: Science For A Better Life

Bayer adalah perusahaan global dengan kompetensi di bidang Life Science terkait kesehatan dan pertanian. Produk serta layanan Bayer dirancang untuk memberikan manfaat serta meningkatkan kualitas hidup manusia. Group Bayer bertujuan untuk menciptakan nilai melalui inovasi, pertumbuhan dan daya penghasilan tinggi. Sebagai korporasi, Bayer memegang teguh prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan serta tanggung jawab sosial dan etika. Pada tahun fiskal 2014, Bayer mempekerjakan 119.000 orang dengan penjualan senilai Euro 42,2 miliar. Belanja modal sebesar Euro 2,5 miliar dengan biaya R & D senilai Euro 3,6 miliar. Nilai-nilai tersebut termasuk bisnis polimer berteknologi tinggi yang akan ditawarkan ke bursa saham sebagai Covestro, paling lambat pertengahan 2016.

 

Media Contact:

 

Anton Susanto

Head of Corporate Communication

PT Bayer Indonesia

Phone : +62-21-30491506

E-mail: anton.susanto@bayer.com

 

Forward-Looking Statements

This release may contain forward-looking statements based on current assumptions and forecasts made by Bayer Group or subgroup management. Various known and unknown risks, uncertainties and other factors could lead to material differences between the actual future results, financial situation, development or performance of the company and the estimates given here. These factors include those discussed in Bayer’s public reports which are available on the Bayer website at www.bayer.com. The company assumes no liability whatsoever to update these forward-looking statements or to conformthem to future events or developments.