15 Oktober 2015

Bibit padi hibrida dapat membantu meningkatkan kapasitas produksi dan membantu pencapaian swasembada beras nasional

Bayer meluncurkan Arize® bibit padi hibrida di Indonesia

Bayer CropScience akan meluncurkan bibit padi hibrida Arize® di Indonesia agar membantu meningkatkan produktifitas dan hasil panen petani padi Indonesia dan sejalan dengan program swasembada beras yang dicanangkan Pemerintah RI.

Ho Chi Minh City, Vietnam, Oktober 15, 2015 – Bayer CropScience akan meluncurkan bibit padi hibrida Arize® di Indonesia agar membantu meningkatkan produktifitas dan hasil panen petani padi Indonesia dan sejalan dengan program swasembada beras yang dicanangkan Pemerintah RI.

 

Indonesia adalah produsen beras nomor tiga terbesar di dunia dan lebih dari 30 juta petani padi hidup dari sektor ini. Dengan lebih dari 250 juta orang, Indonesia juga salah satu negara konsumen terbesar di dunia, dimana nasi adalah lauk utama bagi penduduknya. Saat ini total panen di Indonesia diperoleh dari lahan berkisar 13 juta hektar, atau 24 persen dari total lahan aktif.

 

Indonesia adalah importir beras terbesar di Asia Tenggara sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional. Agar dapat mencapai swasembada beras, Pemerintah RI telah menargetkan peningkatan produktifitas dan hasil panen di Indonesia. Sejalan dengan target tersebut, Pemerintah RI melihat bibit padi hibrida sebagai salah satu solusi menuju swasembada beras karena bibit padi hibrida bisa meningkatkan panen sekitar 15 hingga 35 persen, dibandingkan bibit biasa.

 

Saat ini potensi penggunaan bibit padi hibrida di Indonesia masih sangat luas karena bibit padi hibrida baru ditanam disekitar 6 hingga 8 persen dari total lahan padi. Kini, Bayer CropScience dengan bangga meluncurkan bibit padi hibrida Arize® 6444 yang telah siap dipasaran. Juga ditargetkan pada kuartal pertama tahun depan Arize® H6444 Gold, bibit padi hibrida yang tahan bakteri hawar daun yang pertama hadir di pasar Indonesia.

 

Peluncuran Arize® di Indonesia disertai dengan paket solusi padi yang inovatif dan terintegrasi. Paket ini termasuk bibit padi hibrida serta perlindungan tanaman dan pelatihannya, yang bernama Bayer Padi Plus. Paket Bayer Padi Plus memberikan solusi yang komplit bagi para petani agar mereka dapat memperoleh panen berkualitas dengan volume yang lebih besar dan tentunya pendapatan yang lebih tinggi.

 

“Bayer CropScience berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi yang inovatif dengan tujuan membantu para petani dan mendukung pertumbuhan sektor pertanian di Indonesia. Bayer mendukung penuh program Pemerintah RI untuk swasembada beras dan upaya ini juga kami realisasikan dengan memimpin kelompok kerja padi PISAgro (Partnership for Indonesia Sustainable Agriculture). PISAgro berupaya untuk mengakselerasikan pertumbuhan praktek pertanian yang berkelanjutan di Indonesia,” ujar Eric Tesson, Country Head Bayer CropScience Indonesia.

 

“Petani padi di Indonesia pada umumnya masih belum memiliki akses teknologi yang tepat yang dapat membantu mereka dengan penanaman dan panen padi yang lebih baik dan lebih efisien. Dalam upaya ini, sebelumnya kami telah memperkenalkan Bayer Tabela, teknologi pembibitan yang bisa mengurangi konsumsi air dan waktu pengerjaan. Kini kami memperkenalkan bibit padi hibrida Arize® ke pasar agar para petani dapat memperoleh hasil panen yang lebih baik secara keseluruhan, serta melindungi tanaman mereka dari bakteri hawar daun, penyakit yang kerap datang terutama saat musim hujan,” tambahnya.

 

Di Indonesia, bakteri hawar daun berdampak kepada sekitar 6 hingga 7 juta hektar setiap tahunnya dan hal ini mengakibatkan kerugian hingga 80 persen. Penyakit ini dapat menyerang tanaman padi setiap saat dan menyebabkan tanaman menjadi layu dengan daun yang kuning dan kering, tergantung dari tahapan dan keganasan penyakit saat infeksi terjadi. Situasi ini menjadi tantangan besar bagi para petani karena hingga kini tidak ada kimia yang efektif di pasaran untuk mengatasi masalah ini.

 

Dengan kemampuan untuk menghasilkan panen yang lebih banyak yang disertai perlindungan dari bakteri hawar daun, Arize® H6444 Gold sudah terbukti sukses di negara-negara tetangga seperti Vietnam, Filipina dan Bangladesh. Keunggulan yang terbukti ini diharapkan dapat membantu petani padi Indonesia untuk sukses memerangi penyakit bakteri hawar daun dan berhasil meningkatkan produktifitas padi negara.

 

Selanjutanya Bayer akan terus menghadirkan bibit-bibit hibrida yang tahan terhadap wereng cokelat, rendaman air, air yang asin dan ledakan.

 

 

Mengenai Bayer CropScience

Bayer Group adalah perusahaan global dengan kompetensi inti di bidang perawatan kesehatan dan pertanian. Bayer CropScience, subgrup dari Bayer AG dalam bidang pertanian melakukan penjualan senilai EUR 9,494 milyar (2014). Bayer CropScience adalah perusahaan berbasis sains terkemuka  dalam hal bibit, perlindungan tanaman dan pengendalian hama non pertanian. Perusahaan ini menyediakan produk-produk unggul untuk beragam bibit unggul, perlindungan tanaman berbasis kimia dan biologis, dan pelayanan pertanian yang modern dan berkesinambungan. Dalam aplikasi dibidang non pertanian, Bayer CropScience memiliki keragaman produk dan pelayanan yang luas untuk pengendalian hama dari skala taman rumah hingga perhutanan. 23.100 karyawan bekerja untuk Bayer CropScience diseluruh penjuru dunia dan menembus lebih dari 120 negara. Untuk informasi selanjutnya silahkan kunjungi www.press.bayercropscience.com.

 

 

Contact:

Asia: Lynn Ong, Tel.: +65 6496 1797 / +65 9834 2351

E-mail: lynn.ong@bayer.com

 

Indonesia: Anton Susanto, Tel.: +62 21 3049 1506

Email: anton.susanto@bayer.com

 

Forward-Looking Statements

This release may contain forward-looking statements based on current assumptions and forecasts made by Bayer Group or subgroup management. Various known and unknown risks, uncertainties and other factors could lead to material differences between the actual future results, financial situation, development or performance of the company and the estimates given here. These factors include those discussed in Bayer’s public reports which are available on the Bayer website at www.bayer.com. The company assumes no liability whatsoever to update these forward-looking statements or to conformthem to future events or developments.