26 Agustus 2016

Bayer Indonesia Menerima The Sustainable Business Awards Indonesia 2016

Bayer Indonesia terpilih sebagai salah satu peraih The Sustainable Business Award Indonesia 2016 (SBA ID 2016/Penghargaan untuk Bisnis Berkelanjutan), pada upacara penganugerahan yang diadakan pada 25 Agustus 2016 di Jakarta.

Bayer Indonesia terpilih menjadi pemenang untuk pengakuan khusus di bidang Ketenagakerjaan, satu dari sebelas pengakuan khusus untuk empat belas kategori: Manajemen Strategi dan Keberlanjutan; Ketenagakerjaan; Komunitas; Manajemen Energi; Manajemen Air; Produktivitas Limbah & Material; Perubahan Iklim; Manajemen Rantai Pasok; Penggunaan Lahan, Keanekaragaman Hayati dan Lingkungan; Tanggung jawab dan Etika Bisnis; Pelibatan Pemangku Kepentingan dan Material; Best Flagship Initiatives; Usaha Kecil Menengah (UKM); dan Pendatang Baru Terbaik. Presiden Direktur PT Bayer Indonesia, Ashraf Al-Ouf menerima pengakuan bergengsi tersebut, yang diserahkan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia (Bappenas), Bambang Brodjonegoro, disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Budaya Puan Maharani dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, bersama dengan tamu-tamu terhormat lainnya yang mewakili berbagai industri dan sektor publik.

 

Dalam pesannya kepada seluruh karyawan Bayer, Ashraf mengatakan bahwa menerima penghargaan ini merupakan sebuah kehormatan besar bagi Bayer. Ini adalah bentuk pengakuan atas upaya perusahaan yang berkelanjutan untuk terus meningkatkan dan mengembangkan keterlibatan karyawan dan meningkatkan nilai keanekaragaman dalam perusahaan. Hal ini juga wujud pengakuan terhadap hasil kerja keras semua karyawan yang menjadikan Bayer Indonesia sebagai tempat kerja yang baik untuk mengembangkan diri bersama-sama dengan bisnis. Penghargaan ini merupakan bentuk nyata dari nilai-nilai perusahaan yang digunakan dalam setiap kegiatan kerja sehari-hari.

 

Penghargaan ini diberikan kepada para pemimpin bisnis di Indonesia menuju Climate Agreement – Paris yang membatasi pemanasan global. Ajang SBA digelar oleh kemitraan antara Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD), Global Initiatives dan PricewaterhouseCoopers (PwC).

 

“Pengakuan yang diberikan kepada bisnis untuk usaha berkelanjutan tidak hanya mendorong orang lain untuk mengikuti, tetapi juga menyediakan pembelajaran dari praktik-praktik bisnis terbaik. Proses yang ketat dan menonjol dari dewan panel membuat penghargaan tersebut menjadi sangat terpercaya dan tak tertandingi di Asia," kata Tony Gourlay, CEO Global Initiatives, penyelenggara penghargaan ini

 

SBA, didirikan pada 2012, menggunakan kerangka kerja penilaian yang komprehensif dalam menilai perilaku bisnis di seluruh kategori tersebut. Kerangka ini telah dikembangkan dengan bekerjasama dengan para pemangku kepentingan serta ahli global yang terkemuka, dan sepenuhnya konsisten dengan praktik bisnis terbaik dalam skala internasional.

 

Penghargaan yang penting dan unik bagi bisnis ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman terhadap perilaku bisnis berkelanjutan yang terbaik dan menunjukkan bagaimana bisnis yang berkelanjutan bermanfaat bagi perusahaan, lingkungan, dan semua pemangku kepentingan, di masa sekarang dan di masa mendatang. Di antara beragam penghargaan CSR yang ada saat ini, hanya SBA yang memandu perusahaan-perusahaan melalui proses – dan memberikan penghargaan dalam perjalanan mereka menuju bisnis yang benar-benar berkelanjutan. Metodologi SBA mengkombinasikan fitur terbaik dari standardisasi dan proses penghargaan secara global dalam menciptakan keuntungan bisnis dan strategi ramah lingkungan.

 

Dalam kemitraan dengan PricewaterhouseCoopers (PwC), SBA dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik dari bisnis di semua sektor, dirancang oleh para ahli global dan pemangku kepentingan lokal terkait relevansi maksimal dan kredibilitas; membangun jaringan pengetahuan global terkait perilaku bisnis terbaik, yang memungkinkan perusahaan untuk menciptakan standar dan meningkatkan kinerja; dan mengenali properti bisnis, membantu peningkatan bisnis dari tahun ke tahun, dengan landasan kerja yang mudah digunakan dan memberikan hasil yang cepat.

 

Para finalis SBA Indonesia 2016 telah dinilai oleh Dewan Penasehat Nasional SBA – para ahli di bidang keberlanjutan yang terkemuka di Indonesia: Shinta Kamdani (Presiden IBCSD dan Wakil Ketua KADIN Indonesia), Irhoan Tanudireja (Senior Partner, PwC Indonesia), Tony Gourlay (CEO Global Initiatives), Endy Bayuni (Pemimpin Redaksi the Jakarta Post), Heru Prasetyo (Institut Deliverologi Indonesia), dan Sanjaya Pathirage (Presiden Direktur Control Union Indonesia).