03 Juni 2020

Bayer Indonesia Melakukan Program Cegah COVID-19 Berbasis Komunitas di Jakarta dan Jawa Tengah

  • Kegiatan CSR Bayer Indonesia untuk pencegahan COVID-19 telah menjangkau 30.000 orang penerima manfaat di kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara sebagai wilayah padat di DKI Jakarta.
  • Dan melindungi 18.500 petani di Jawa Tengah dari COVID-19 demi menjaga ketahanan pangan nasional.

Jakarta, 13 Mei 2020

 

Bayer Indonesia berinisiatif mendukung Pemerintah untuk melandaikan kurva  insiden COVID-19 di Indonesia dengan melakukan program mitigasi melalui kegiatan CSR cegah COVID-19 berbasis komunitas yang berfokus pada dua area intervensi yaitu Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara dan area pertanian di 45 kabupaten di Jawa Tengah. Jakarta, khususnya Kelurahan Penjaringan dipilih karena Jakarta adalah episentrum pandemik, dan Penjaringan adalah daerah padat penduduk. Jawa Tengah dipilih karena 75% petaninya berusia diatas 45 tahun, usia rentan tertular COVID-19. Sebanyak 48.500 orang telah menerima manfaat program Bayer Indonesia tersebut.

 

Angel-Michael Evangelista, Presiden Direktur Bayer Indonesia mengatakan: ”Bayer bertanggung jawab untuk secara aktif terlibat dalam mencegah penyebaran virus penyebab COVID-19. Tujuan kami adalah untuk melindungi komunitas yang rentan, sehingga mereka dapat menjangkau akses ke pendidikan dan informasi tentang COVID-19 serta fasilitas yang tepat untuk mendukung mereka melawan penyakit itu, seperti nutrisi yang baik, fasilitas cuci tangan dan penyemprotan disinfektan. Dengan aktivitas mitigasi ini, kami harapkan dapat membantu melandaikan kurva insiden COVID-19 dan meringankan beban fasilitas dan petugas kesehatan. Apa yang kami lakukan selaras dengan visi kami: “Health for all, Hunger for None”.

 

Jakarta sebagai episenter insiden COVID-19 di Indonesia, berkontribusi sebesar 40% dari total kasus. 45% area perumahan di Jakarta tergolong sangat padat. Kelurahan Penjaringan dengan luas 395 ha memiliki jumlah penduduk 55.897 jiwa dan 14.403 Kepala Keluarga, dimana terdapat 17 RW dan 238 RT. Tingkat kepadatan di angka 7.500 orang/km2 dengan mobilitas penduduk yang tinggi. Di kelurahan ini, tingkat kemiskinan tinggi dibarengi buruknya fasilitas publik yang tersedia. Tidak semua rumah memiliki fasilitas mandi, cuci dan kakus (MCK) pribadi serta ventilasi yang baik. Kondisi ini dapat memicu penyebaran COVID-19 yang meluas jika tidak dilakukan intervensi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menerapkan protokol keselamatan COVID-19.

 

Bayer Indonesia menunjuk Yayasan Mercy Crop Indonesia untuk melaksanakan 3 kegiatan utama di kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara mulai tanggal 19 Maret – 15 Juni 2020 yaitu:

  • membangun 45 fasilitas cuci tangan komunal di lokasi strategis dan mobilitas tinggi;
  • edukasi dan kampanye penyadaran COVID-19 dengan mencetak dan memasang materi KIE (komunikasi, informasi dan edukasi) di lokasi strategis dengan mobilitas tinggi seperti kantor kelurahan, pos kamling, wilayah pertokoan, gang yang sering dilalui warga, tempat berkumpul warga, dan WC umum;
  • distribusi vitamin dan analgesik kepada warga yang rentan terpapar risiko COVID-19 seperti ibu hamil, orang usia lanjut, orang berusia di bawah 70 tahun namun dengan risiko kesehatan.

 

Selama kunjungan ke wilayah intervensi Bayer pada 1 Mei 2020, Eny Supartini, Direktur Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB menyampaikan: “Terima kasih Bayer karena menjalankan program intervensi berbasis komunitas. Semua upaya ini termasuk pemberian multivitamin sangat mendukung komunitas yang rentan. Partisipasi aktif Bayer dalam mengambil bagian untuk bela negara ini sangat dihargai."

 

Selain intervensi di kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, Bayer Indonesia juga berupaya untuk melindungi kesehatan petani di Jawa Tengah agar tetap berproduksi untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Perlindungan bagi petani ini perlu dilakukan mengingat Jawa Tengah adalah salah satu pusat produksi bahan pangan nasional, di mana pertanian menyumbang 14% bagi perekonomian di Jawa Tengah1 dan menghasilkan 5,5 juta ton beras atau 18% dari produksi beras nasional pada tahun 20192.

 

Intervensi diberikan dalam bentuk penyediaan 234 fasilitas cuci tangan dan penyemprotan disinfektan di kios tani dan rumah-rumah petani di 45 kabupaten di seluruh Provinsi Jawa Tengah. Hingga saat ini, sebanyak 18.500 petani dan keluarganya telah menerima manfaat bantuan ini.

 

“Program ini sudah berjalan sejak awal April hingga akhir Mei 2020 dan akan diperluas untuk menjangkau lebih banyak desa dan kabupaten di Jawa Tengah, serta daerah lain di Indonesia. Kami berharap dapat menjangkau 3 juta penduduk untuk menikmati fasilitas dari inisiatif kami. Tujuannya tak lain untuk mengurangi penyebaran COVID-19 dan mengamankan produksi pangan untuk masyarakat Indonesia”, jelas Mohan Babu, Direktur Bayer Indonesia.

 

--SELESAI--

 

 


2 https://jateng.bps.go.id/pressrelease/2020/03/02/1223/luas-panen-dan-produksi-padi-di-jawa-tengah-pada-tahun-2019-mengalami-penurunan.html

 

Tentang Bayer

Bayer adalah perusahaan global dengan kompetensi di bidang Life Science terkait kesehatan dan pertanian. Produk serta layanan Bayer dirancang untuk memberikan manfaat dan menjawab tantangan utama yang muncul akibat populasi dunia yang terus bertambah dan menua. Group Bayer bertujuan untuk menciptakan nilai melalui inovasi, pertumbuhan dan daya penghasilan tinggi. Sebagai korporasi, Bayer memegang teguh prinsip – prinsip pembangunan berkelanjutan, dan merek Bayer merupakan perwujudan dari kepercayaan, reliabilitas, dan kualitas di seluruh dunia. Pada tahun fiskal 2019, Bayer mempekerjakan 104.000 orang dengan penjualan senilai Euro 43.5 miliar. Belanja modal sebesar Euro 2.9 miliar dengan biaya R&D senilai Euro 5.3 miliar.

 

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi www.bayer.com atau www.bayer.co.id.

 

Kontak Media:

Laksmi Prasvita

Head of Communications, Public Affairs and Sustainability

PT Bayer Indonesia

Tel. +62 21 3049 1111

Email: laksmi.prasvita@bayer.com