26 Juli 2016

Kongres Buiatrics Dunia 2016:

Bayer Fokus pada Pendidikan Ilmu Pengetahuan, Inovasi untuk Meningkatkan Kesehatan Sapi

Pertukaran dan perkembangan ilmu pengetahuan merupakan hal yang penting untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan ternak / Bayer memperkenalkan sumber daya digital baru, KetoLution, dan aplikasi smartphone BCS Cowdition yang diperbaharui, untuk membantu meminimalkan dampak penyakit metabolik pada sapi perah

 Zoom image
Hewan yang sehat akan produktif secara alami. Bagi sapi perah, hal ini artinya lebih banyak susu berkualitas yang bisa diproduksi bagi masyarakat.

Dublin, Irlandia, 4 Juli, 2016 – Lahan produksi ternak global berada dalam masa transisi. Untuk mendukung dokter hewan dalam menghadapi tantangan saat ini dan masa depan, Bayer berfokus pada pendidikan ilmu pengetahuan dan inovasi yang berkontribusi terhadap kesehatan dan kesejahteraan ternak pada World Buiatrics Congress 2016.

"Penekanan pada kualitas dan keberlanjutan semakin bertambah, dan pada saat yang sama, produsen dihadapkan pada berbagai tantangan yang dapat mempengaruhi kesehatan ternak dan kesejahteraan," kata Dr Almut Hoffmann, Head of the Farm Animals business di divisi Animal Health Bayer. "Inovasi yang berkontribusi terhadap kesehatan ternak sekarang lebih penting daripada sebelumnya. Sebagai perusahaan Life Science, Bayer berkomitmen untuk terus menyediakan terobosan terkait produk dan solusi."

Pertukaran ilmu pengetahuan untuk mengatasi tantangan masa kini dan masa depan
Untuk mendukung dokter hewan dalam mengatasi tantangan saat ini dan masa depan, Bayer’s International Cattle Symposium (pre-kongres) dan Satellite Symposium (6 Juli) mengedepankan sederetan ahli yang bekerja di bidang perkembangan ilmiah terbaru terkait kesehatan sapi perah dan sapi potong. Yang menjadi sorotan penting dalam acara ini antara lain manajemen dan aktifitas ternak, wawasan baru untuk masalah ketimpangan, penyakit metabolik, imunitas bawaan, serta epidemiologi penyakit dalam kaitannya dengan ukuran ternak. Simposium ini merupakan platform untuk pertukaran pengetahuan dan ide-ide bagi lebih dari 270 peserta dari sekitar 25 negara.

Sumber daya digital yang baru untuk mengelola ketosis yang lebih baik pada sapi perah
Bayer meluncurkan "Ketosis - wawasan terbaru: pencegahan, terapi dan petunjuk yang bermanfaat," laporan resmi digital pertama untuk ponsel, yang tersedia di KetoLution.com, yang menawarkan sumber daya ketosis, wawasan ilmiah tentang dampak penyakit, serta alat yang berguna untuk membantu mengoptimalkan manajemen susu ternak, kepada para dokter hewan dan peternak.

Laporan resmi ini juga mengungkapkan bahwa senyawa keton memainkan peran yang lebih signifikan pada penyakit metabolik daripada sebelumnya, dan bahwa beta-hidroksibutirat merupakan indikator yang baik dari kehadiran ketosis subklinis pada sapi perah. Penyakit metabolik berdampak negatif terhadap kesehatan susu dan kesejahteraan ternak, dan berkaitan dengan peningkatan perawatan hewan dan kerugian produktifitas.

"Menyadari pentingnya senyawa keton merupakan langkah positif menuju upaya peningkatan kesehatan dan kesejahteraan sapi perah," kata Bilas Boersma, Dairy Species Manager dari Animal Health Bayer. "Saat ini, dokter hewan dapat mendeteksi keberadaan ketosis subklinis dalam tubuh sapi perah dengan tes darah sederhana, dan mengambil tindakan cepat dengan langkah-langkah perbaikan yang tepat untuk menghentikan perkembangan penyakit."

Peningkatan BCS Cowdition untuk meningkatkan manajemen kesehatan ternak
Bayer meluncurkan aplikasi smartphone baru BCS Cowdition yang dirancang untuk mendukung kemudahan dan akurasi skor kondisi tubuh (BCS – Body Condition Scoring) sapi perah. Pembaharuan ini membantu petani untuk meningkatkan manajemen kesehatan ternak, melalui evaluasi skor BCS sapi secara individual berdasarkan siklus laktasinya, tanda bagi sapi yang membutuhkan perhatian, dan merupakan pedoman bagi peternak yang membutuhkan gambaran terkait kesehatan ternaknya. BCS Cowdition tersedia dalam 10 bahasa bisa diunduh secara gratis dari AppStore dan GooglePlay.

Berkomitmen untuk inovasi yang berkelanjutan
"Di Bayer, kami terus berusaha untuk menemukan cara-cara baru yang lebih baik untuk berkontribusi pada bidang kesehatan ternak, mengatasi kebutuhan yang belum terpenuhi, dan menghadapi tantangan penyakit baru. Sebuah contoh yang baik dari komitmen kuat kami terkait inovasi adalah keluarnya ijin resmi dari AS untuk imunostimulan terbaru kami untuk membantu pengobatan penyakit pernapasan pada sapi," kata Dr Hoffmann.

Sejalan dengan komitmennya terhadap Science for A Better Life, Bayer baru-baru ini memulai perjanjian kerjasama penelitian dengan BioNTech AG untuk mengembangkan vaksin mRNA baru dan terapi untuk aplikasi kesehatan hewan. Secara terpisah, Bayer mengadakan perjanjian lisensi global dengan Université de Sherbrooke untuk mengutamakan kandidat vaksin baru untuk penyakit Staphylococcus aureus mastitis.

Tentang ketosis dan senyawa keton
Ketosis adalah keadaan metabolik di mana terjadi penurunan ketersediaan glukosa, sementara sebagian besar pasokan energi tubuh berasal dari senyawa keton dalam darah. Senyawa keton (asetoasetat, beta-hidroksibutirat, dan produk pecahan aseton) diproduksi dari asam lemak oleh hati, dan sangat berbahaya karena potensi oksidatif tinggi dan induksi terkait akibat kerusakan oksidatif.

Metabolisme keton yang berlebihan atau berkepanjangan memiliki efek samping negatif dan sangat mengganggu kesehatan dan kinerja. Tanda-tanda ketosis pada sapi meliputi: berkurangnya nafsu makan dan motilitas rumen, konsistensi padat dari kotoran atau sembelit, dan napas berbau buah. Ketosis dikaitkan dengan penurunan kinerja, gangguan kesuburan dan kesehatan.

Ketosis subklinis adalah kondisi penting pada sapi perah selama masa transisi. Hal ini didefinisikan sebagai peningkatan konsentrasi darah dari beta-hidroksibutirat tanpa tanda-tanda klinis. ketosis subklinis diperkirakan akan terjadi pada 20% populasi sapi perah global, tetapi sebagian besar tidak terdeteksi karena kurang jelas tanda-tandanya. Jika tidak diobati, penyakit ini dapat menyebabkan imunosupresi, dan penyakit sekunder seperti mastitis, metritis dan ketosis, yang merupakan salah satu tantangan kesehatan utama pada sapi perah yang dihadapi oleh dokter hewan dan peternak di seluruh dunia.

 

Bayer: Science For A Better Life

Bayer adalah perusahaan global dengan kompetensi di bidang Life Science terkait kesehatan dan pertanian. Produk serta layanan Bayer dirancang untuk memberikan manfaat serta meningkatkan kualitas hidup manusia. Group Bayer bertujuan untuk menciptakan nilai melalui inovasi, pertumbuhan dan daya penghasilan tinggi. Sebagai korporasi, Bayer memegang teguh prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan serta tanggung jawab sosial dan etika. Pada tahun fiskal 2015, Bayer mempekerjakan 117.000 orang dengan penjualan senilai Euro 46,3 miliar. Belanja modal sebesar Euro 2,6 miliar dengan biaya R&D senilai Euro 4,3 miliar. Nilai- nilai tersebut termasuk bisnis polimer berteknologi tinggi yang telah ditawarkan ke bursa saham sebagai perusahaan independen bernama Covestro pada tanggal 6 Oktober 2016. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi www.bayer.com atau www.bayer.co.id.

 

Pernyataan Perkiraan Kedepan
Rilis ini mungkin berisi pernyataan berdasarkan asumsi saat ini dan perkiraan yang dibuat oleh Grup Bayer atau manajemen subkelompok ke depan. Berbagai resiko, ketidakpastian dan faktor-faktor lain dapat menyebabkan perbedaan materi antara hasil aktual di masa depan, situasi keuangan, pengembangan atau kinerja perusahaan dan perkiraan yang diberikan di sini. Faktor-faktor ini termasuk yang dibahas dalam laporan publik Bayer yang tersedia di situs web Bayer di www.bayer.co.id. Perusahaan tidak bertanggung jawab apa pun atas perubahan pernyataan berwawasan ke depan atau kejadian masa depan atau perkembangan.

 

Sumber: http://press.bayer.com/baynews/baynews.nsf/id/Bayer-Focuses-on-Scientific-Education-Innovations-to-Enhance-Cattle-Health?Open&parent=news-overview-category-search-en&ccm=020