Pengembangan Vokasi Agroindustri

Merauke merupakan daerah yang memiliki potensi tinggi untuk industri pertanian. Empat puluh lima persen dari total wilayah Merauke (2,093,316.44 hektar) sangat cocok untuk area pertanian, pertanian sendiri memberikan kontribusi 26% pada pendapatan daerah. Lima puluh lima persen dari total tenaga kerja berasal dari pertanian. Daerah Merauke menghasilkan 89% dari total produksi beras di Provinsi Papua. Merauke menghadapi terbatasnya tenaga kerja yang memiliki pengetahuan dan keahlian di bidang pertanian. Produksi padi di Merauke rata-rata hanya 3,2 ton/hektar sementara di skala nasional mencapai 5,3 ton/hektar.


Sejak tahun 2017, Bayer Indonesia dan Medco Group secara bersama-bersama melakukan program vokasi pertanian untuk siswa-siswi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Merauke. Program ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas lulusan SMK sehingga mereka menjadi petani yang berpengetahuan dan memiliki keahlian dan diharapkan nantinya dapat memajukan pertanian di Papua.


Kerjasama ini melibatkan 4 SMK pertanian di Merauke, Papua yaitu: SMKN 1 Jagebob, SMKN 1 Tanah Miring, SMKN 1 Kumbe, dan SMK Antonius.


Dalam inisiatif ini, Bayer menyediakan media pembelajaran untuk para siswa SMK termasuk pengembangan konsep dan modul serta materi-materi pendidikan industri pertanian. Bayer juga menyediakan mentor profesional hingga memadukan praktik-praktik pertanian yang baik sesuai kebutuhan agroindustri setempat.