Bayer Indonesia
Contact us | Search | Sitemap | Bahasa
Special Interest

Wanita Pekerja Rentan Stres Oksidatif

Bogor, 27 Juni 2010 –  Hari ini, PT Bayer Indonesia divisi Consumer Care bersama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) - Fakultas Ekologi Manusia mengumumkan hasil penelitian bertajuk 'Pengaruh Suplementasi Multi Vitamin – Mineral terhadap Status Antioksidan' yaitu Redoxon Fortimun terbukti meningkatkan 47% kadar Superoxide Dismutase (SOD) yang menetralisir radikal bebas dalam tubuh. Hasil penelitian tersebut menjadi materi diskusi dalam simposium "Allergy and Clinical Immunology Update in Daily Practice" yang diselenggarakan oleh Jakarta Allergy and Clinical Immunology Network (JACIN) di Bogor pada tanggal 26-27 Juni 2010. Materi penelitian didiskusikan dalam sesi "Peranan Vitamin pada Sistem Imunitas" yang disampaikan dalam dua bagian yaitu "Peran Vitamin dan Mineral dalam Membangun Imunitas" oleh Dr. Rimbawan dan Dr. Fitrah Ernawati, MSc dan "Vitamin Menghentikan Pembentukan Atheroschlerosis. Antara Fakta dan Mitos" oleh Dr. dr. Joko Maryono, SpPD, SpJP, FiHA, FASE.

Kondisi kehidupan modern saat ini semakin menuntut masyarakat untuk memperhatikan kondisi tubuh dan kesehatan mereka. Lingkungan kerja di perkantoran yang berpendingin udara dan terlihat bersih bukan berarti bebas dari paparan radikal bebas. Selain itu, tingkat stress yang tinggi, polusi udara, serta pola makan dan gaya hidup tidak sehat semakin memicu turunnya sistem kekebalan (imunitas) tubuh. Makanan, terutama sayuran dan buah-buahan adalah sumber antioksidan yang berfungsi menstabilkan radikal bebas. Sementara vitamin dan mineral berfungsi membantu kerja berbagai jenis enzim, yang juga berfungsi sebagai antioksidan.

Berdasarkan data Food and Agriculture Organization/World Health Organization tahun 1992, wanita pekerja merupakan kelompok wanita usia subur yang rawan terkena masalah kurang gizi mikro. Selain disebabkan oleh stres, baik stress lingkungan maupun karena beban kerja, wanita juga mengalami menstruasi secara berkala serta cenderung melakukan diet. Kesibukan sehari-hari dan ketidaktahuan juga seringkali membuat manusia kurang memperhatikan kebutuhan nutrisinya, sehingga tanpa disadari, terjadi penurunan imunitas yang ditandai dengan terganggunya kesehatan tubuh. Karena itu, agar kesehatan tetap terjaga dan aktivitas sehari-hari tidak terganggu, untuk melengkapi kebutuhan zat gizi yang tidak dapat dipenuhi dari makanan, banyak wanita memilih untuk mengonsumsi suplementasi multivitamin mineral.

Berkaitan dengan dukungan PT Bayer Indonesia divisi Consumer Care, David M. Budi, General Manager Bayer HealthCare Consumer Care PT Bayer Indonesia mengatakan, "Penelitian ini merupakan wujud nyata komitmen Bayer HealthCare Consumer Care dalam peningkatan status kesehatan masyarakat. Kami percaya, peningkatan kualitas hidup manusia dapat dimulai dari peningkatan kualitas kesehatannya. Melalui penelitian ini, kami berharap agar masyarakat dapat memahami pentingnya peranan vitamin pada sistim imun."

Penelitian ini melibatkan 150 orang karyawati yang bekerja di sebuah pabrik garmen di kawasan Bogor. Mereka dipilih karena karyawati pabrik merupakan kelompok usia subur yang beresiko terkena kekurangan gizi mikro dan terpapar stres oksidatif karena bekerja massal di ruang terbatas dalam posisi berdiri terus menerus. Stres oksidatif terjadi jika terdapat ketidakseimbangan antara oksidan dan antioksidan dalam tubuh. Penelitian dilakukan selama 70 hari dengan membagi sampel ke dalam dua kelompok besar, yaitu mereka yang diberi supplement multivitamin dan plasebo.

Hasil penelitian yang dilaksanakan oleh Dr. Fitrah Ernawati MSc, Peneliti Puslitbang Gizi dan Makanan Bogor, DepKes RI, Dr. Rimbawan, Pengajar Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB, Dr. Hadi Riyadi MS, Pengajar Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB, Dr. I. Wayan T. Wibawan MS, Pengajar Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan Prof. Muhilal PhD, Mantan Anggota Dewan Riset Nasional menunjukkan bahwa pemberian multi vitamin – mineral pada wanita dapat meningkatkan kadar vitamin E, dan kadar Superoxide Dismutase (SOD) secara signifikan serta meningkatkan juga kadar vitamin A serta vitamin C. Vitamin E adalah antioksidan yang dapat memutus rantai radikal bebas melalui beberapa proses. Vitamin C dibutuhkan untuk membantu proses regenerasi vitamin D sehingga dapat berperan kembali dalam pemutusan rantai radikal bebas. Sedangkan, Superoxide Dismutase (SOD) adalah enzim yang berfungsi untuk memperbaiki sel dan mengurangi kerusakan sel yang ditimbulkan oleh superoksida; radikal bebas yang terdapat dalam tubuh.

Dr. Rimbawan, Ketua Tim Peneliti dari IPB menjelaskan, " Superoxide Dismutase (SOD) berfungsi ganda sebagai antioksidan dalam tubuh dan menetralkan radikal bebas yang dapat menyebabkan keriput dan perubahan sel pada tubuh. Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa pemberian multi vitamin mineral lebih mampu menangkal radikal bebas ditunjukkan dengan menurunnya persentase sampel dengan kadar Superoxide Dismutase (SOD) di bawah normal dibandingkan dengan pemberian plasebo. Untuk itu, suplementasi multi zat gizi mikro dianjurkan untuk memperbaiki status zat gizi antioksidan wanita pekerja yang beresiko terpapar stres oksidatif."

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa Redoxon Fortimun dengan multivitamin-mineral yang terkandung di dalamnya, terbukti dapat meningkatkan kadar Superoxide Dismutase (SOD). Peningkatan kadar Superoxide Dismutase (SOD) akan menetralisir radikal bebas dalam tubuh sementara vitamin C dosis tinggi dibutuhkan untuk menciptakan antioksidan natural.

Sementara itu, dalam sesi lainnya yang mengangkat peran vitamin dalam perkembangan aterosklerosis, Dr. dr. Djoko Maryono, SpPD, SpJP, FIHA, FASE menjelaskan,"Vitamin dan Mineral merupakan antioksidan yang dapat memperbaiki imunitas seluler. Berbagai studi klinis telah membuktikan bahwa vitamin dan mineral dapat mencegah agresifitas aterosklerosis serta mengurangi angka kejadian koroner akut, restenosis pada angioplasty, dan kasus stroke."



Tentang Bayer HealthCare Consumer Care

Divisi Bayer HealthCare Consumer Care LLC berkantor pusat di Morristown, New Jersey, Amerika Serikat. Divisi Consumer Care adalah salah satu dari pemasar produk-produk OTC dan supplemen nutrisi di seluruh dunia. Beberapa dari produk yang dikenal dan dipercaya di seluruh dunia saat ini diproduksi oleh Bayer. Produk-produk tersebut adalah Bayer® Aspirin, Aleve®, Alka-Seltzer Plus®, Bactine®, Citracal®, RID®.
Produk Bayer Healthcare Consumer Care yang diproduksi dan dipasarkan di Indonesia adalah: CDR®, CDR Fortos®, Redoxon Double Action®, Redoxon Fortimun®, Supradyn®, Berocca Performance plus Ginseng®, Tonikum Bayer®, Canesten®, Saridon®, Upixon® dan Refagan®.


Bayer: Science For A Better Life

Bayer adalah perusahaan global dengan kompetensi utama di bidang kesehatan, nutrisi dan bahan-bahan berteknologi tinggi. Produk dan jasa yang dihasilkan perusahaan ini dimaksudkan untuk memberi manfaat serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pada saat yang bersamaan Bayer juga menciptakan nilai melalui inovasi, pertumbuhan serta perbaikan penghasilan. Bayer memiliki komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan serta mengakui dan menjalankan perannya sebagai "corporate citizen" yang bertanggung jawab secara sosial dan etika. Tanggung jawab ekonomi, ekologi dan sosial merupakan kebijakan Bayer yang diterapkan di semua lini. Dalam tahun fiskal 2008, Group Bayer mempekerjakan 108.600 karyawan dan membukukan penjualan sebesar 32,9 milyar Euro. Pengeluaran modal kurang lebih 2,0 milyar Euro, sementara anggaran Riset dan Pengembangan mencapai 2,7 milyar Euro. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui situs
www.bayer.com


Pernyataan Prediksi

[Presentasi / siaran pers/ dan lain-lain] ini mengandung pernyataan prediksi berdasarkan asumsi saat ini dan perkiraan di masa datang yang dibuat oleh Kelompok Usaha Bayer atau anak perusahaan di bawahnya. Berbagai resiko baik yang diketahui maupun tidak diketahui, ketidakpastian dan faktor-faktor lainnya dapat menyebabkan perbedaan materi antara hasil aktual, situasi keuangan, perkembangan/kinerja perusahaan dengan proyeksi yang diberikan di sini. Faktor-faktor tersebut telah tercantum dalam laporan Bayer kepada publik dan dapat diakses melalui situs Bayer yaitu
www.bayer.com.
Pihak perusahaan tidak harus memberikan informasi terbaru terkait pernyataan prediksi ini serta tidak wajib untuk menyesuaikan diri terhadap perkembangan baru di masa depan.


Untuk informasi lebih lanjut hubungi:

Eleonora Situmorang
Communication Specialist
PT Bayer Indonesia, Divisi Consumer Care
Tel: 62 21 570 3661, Fax: 62 21 570 3660
E-mail:
eleonoraveron.situmorang@bayerhealthcare.com

 


Wanita Pekerja Rentan Stres Oksidatif
MAIN ENGKLEK DI PANTAI
Iklan TV baru CDR®
REDOXON FORTIMUN®UNTUK KONDISI TUBUH TERTANTANG
Iklan TV baru Redoxon Fortimun®
Iklan TV baru Canesten®: MANIFESTASI INFEKSI JAMUR PADA KULIT
TONIKUM BAYER: "Cinta Lama Bersemi Kembali"
Redoxon Raih Top Brand Award 2009
CDR: Multivitamin Pilihan Konsumen Indonesia
IMAC Award untuk Bayer Indonesia
Waspada terhadap Sick Building Syndrome. Redoxon Fortimun mengurangi frekuensi SBS sebanyak 65%
Kegiatan Nasional Tanaman Kentang
more >>

Bookmark this pageE-mail this page

Search
Publication
 Sustainable Development Report

Event