Bayer Indonesia
Contact us | Sitemap   >> Bayer Group
Special Interest

Bayer CropScience

Selamat Datang di PT. Bayer Indonesia, CropScience Business Group.

Seperti yang telah kita ketahui bersama akuisisi Aventis CropScience oleh Bayer melahirkan Bayer CropScience di tahun 2002. Secara otomatis, Bayer CropScience di Indonesia berada dalam payung organisasi PT Bayer Indonesia. Perpaduan antara Bayer dan Aventis memang memunculkan suatu sinergi yang positif, karena Bayer sangat kuat di bidang teknis sementara Aventis sangat kuat di bidang komersial (sales and marketing), sehingga tidak mengherankan tahun 2004 lalu, Bayer CropScience memimpin pangsa pasar di segment free market atau di luar segmen perkebunan. Nah selama ini kita hanya mengenal dekat dengan dunia perlindungan tanaman saja, ada baiknya kita mengenal juga divisi-divisi atau unit bisnis Bayer lainnya.

 Bayer CropScience terdiri dari 3 divisi, yaitu :

  1. Crop Protection (Perlindungan Tanaman)
    Bisnis Bayer CS ini sudah dikenal masyarakat pertanian dengan pasar utama di insektisida (Decis, Confidor, Buldok dll.), fungisida (Antracol, Folicur, Previcur N dll.), herbisida (Rumpas, Basta, Ronstar dll.) serta ZPT untuk perkebunan (Ethrel). Saat ini Bayer CropScience adalah pemimpin pasar untuk insektisida dan fungisida di Indonesia pada tahun 2004 lalu.
  2. Environmental Science (Non pertanian)
    Divisi ini juga menjadi pemimpin pasar di dunia. Beberapa produk andalannya seperti halnya dengan crop protection hanya berbeda pasar ke lingkungan seperti pemberantasan malaria seperti K-Othrine, Ficam; bangunan (anti rayap) seperti Premise, Cislin dsb.
  3. BioScience
    BioScience memiliki fokus pada perbaikan tanaman untuk meningkatkan kualitas tanaman, hasil dan solusi inovatif melalui pemuliaan dan bioteknologi. Di Indonesia, BioScience menawarkan benih padi hibrida Arize dan benih hortikultura Nunhems. Nunhems Seeds adalah pemimpin pasar benih hortikultura di Eropa dan telah ada di Indonesia sejak 2003. Kegiatan pengembangan benih padi hibrida Arize dimulai sejak 2004, and sekarang telah memiliki dua varietas padi hibrida dengan nama Hibrindo R-1 dan Hibrindo R-2. Tahun 2006 BioScience siap memperkenalkan varietas Hibrindo R-1 di daerah penghasil padi utama, yaitu Jawa Timur dan Jawa Barat.

Bayer CropScience memiliki staf lapangan yang tersebar di berbagai provinsi seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Selatan, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan. Staf-staf lapangan inilah yang bertugas dalam promosi dan pengembangan produk-produk Bayer CropScience di lapangan.

 

Bookmark this pageE-mail this page

Search
Publication
Calendar