Pemimpin visioner muda ingin mengembangkan solusi untuk menghadapi tantangan masa depan di bidang pertanian:

Youth Ag-Summit 2017 akan diadakan di pusat Eropa

  • Bayer, bersama Groene Kring dan Fédération des Jeunes Agriculteurs, menjadi tuan rumah Youth Ag-Summit Global ketiga di Brussels, Belgia
  • Para pemimpin yang tertarik dengan program ini diajak untuk ikut berpartisipasi
  • Aplikasi essay diserahkan paling lambat 13 Januari 2017 di www.youthagsummit.com

Dengan latar belakang meningkatnya jumlah orang muda yang meninggalkan pertanian dan populasi dunia yang diperkirakan melambung sampai sepuluh miliar pada 2050, pemikiran visioner, pendekatan jangka panjang, dan kreativitas sangat dibutuhkan dalam mengembangkan solusi yang memungkinkan generasi berikutnya menjadi produsen pangan untuk menghadapi tantangan pertanian global. Itulah sebabnya Bayer dan dua asosiasi petani muda Belgia, Groene Kring dan Fédération des Jeunes Agriculteurs, mengundang pemimpin visioner muda dari seluruh dunia untuk mendaftar dan menghadiri dalam Global Youth Ag-Summit ketiga, pada 09-13 Oktober 2017 di Brussels, Belgia.

Sekitar 100 delegasi muda terpilih dari seluruh dunia akan berbagi ide, mengembangkan solusi, dan terlibat dalam diskusi terbuka terkait salah satu tantangan paling besar di dunia: Bagaimana kita menyediakan makanan bagi seluruh masyarakat planet secara berkesinambungan? Untuk mendaftarkan diri, anak muda berusia 18-25 diminta untuk menyerahkan esai tentang penyebab kerawanan pangan dan efeknya terhadap pertumbuhan populasi. Pertanyaan esai ini berdasarkan Target Pembangunan Berkelanjutan PBB. Kemampuan untuk menunjukkan ide-ide asli dan semangat untuk membantu membentuk masa depan akan menjadi kriteria utama dalam Youth Ag-Summit. Aplikasi esai diterima secara online sampai 13 Januari 2017. Cari tahu lebih lanjut tentang proses aplikasi dan acara ini di www.youthagsummit.com.

Pada 2015, delegasi dari 33 negara menyampaikan Canberra Youth Ag-Declaration, rencana aksi yang berorientasi dengan rekomendasi tentang bagaimana pemuda dapat memberikan dampak maksimum terhadap ketahanan pangan global, yang kemudian diajukan pada Komite PBB terkait Ketahanan Pangan Dunia di Roma. "Berasal dari 33 negara dan berbagai latar belakang pendidikan yang berbeda, semua delegasi bersama-sama menciptakan beragam perspektif yang unik dan ide-ide yang bisa diperdebatkan untuk menghadapi tantangan global. Melihat bagaimana kita semua, dengan antusias, menjawab tantangan dan membentuk visi keseluruhan yang sama dan bertujuan untuk menyediakan pangan bagi masyarakat dunia ini, merupakan pengalaman yang mengagumkan," ujar Samba Ouma Zablon, alumni delegasi dari Kenya tahun 2015, yang terpilih untuk hadir pada deklarasi ke PBB. Pada 2017, gerakan ini akan diadakan kembali di pusat Eropa.

"Kami sangat senang turut menjadi tuan rumah Youth Ag-Summit berikutnya di Brussels," kata SekJen FJA Guillaume Van Binst. "FJA bertujuan untuk memobilisasi para pemangku kepentingan, mengatur advokasi, dan mengatasi masalah yang dihadapi, baik oleh petani maupun masyarakat umum. Dan tidak ada tempat yang paling tepat untuk melakukannya, selain di acara global yang bergengsi ini?" ujar Groene Kring, Ketua Nasional Giel Boey. "Brussels merupakan lokasi yang ideal untuk pertemuan para petani muda ini dalam membantu menghadapi tantangan masa depan di bidang pertanian, serta menyediakan pangan bagi masyarakat dunia," katanya.

Damien Viollet, Director and Head of Country Group Benelux Bayer CropScience menambahkan: "Belgia adalah lokasi yang bagus untuk memulai. Kota ini berada di jantung Eropa, di mana pemerintah, perusahaan multinasional, masyarakat sipil, dan media ada di sini untuk membentuk masa depan. "

Mengevaluasi pengetahuan para pemuda tentang pertanian
Tujuan jangka panjang program ini adalah untuk menginspirasi para delegasi agar tidak hanya berpikir, tetapi untuk bertindak, karena tindakan sangat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan para pemuda mengenai pertanian, karena banyak anak muda yang tidak mempedulikan pertanian dan hanya sedikit memikirkan asal makanan mereka. Itu sebabnya Bayer memulai studi1 besar untuk mengevaluasi literasi pertanian para pemuda di sebelas negara selama musim panas 2015. Youth Agriculture Literacy Study mengungkapkan bahwa mayoritas anak muda tidak tahu kapan tanaman akan matang atau dipanen. Kurang dari seperempat anak muda di seluruh dunia menyadari bahwa lilin adalah produk hewani. Di Inggris, kurang dari seperempat yang menjawab dengan benar bahwa anggur matang di musim gugur, dan semua anak muda AS lainnya tidak tahu bahwa rempah-rempah merupakan tanaman kering. Selanjutnya, penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pendidikan yang lebih tinggi tidak menunjukkan tingkat pemahaman pertanian yang lebih tinggi.

Tentang Youth Ag-Summit
Youth Ag-Summit adalah konferensi pemuda global untuk menginspirasi dan menghubungkan para pemimpin muda masa depan di bidang pertanian dan disiplin terkait. Dalam program ini, 100 pemimpin muda berusia 18 sampai 25 tahun dari seluruh dunia akan bertemu untuk berbagi perspektif dan menciptakan dialog terbuka terkait salah satu tantangan yang paling berat di dunia: bagaimana menyediakan pangan bagi masyarakat dunia? Youth Ag-Summit merupakan bagian dari Program Pendidikan Pertanian dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran terkait pangan dan pertanian di seluruh dunia.
Temukan informasi lebih lanjut mengenai program ini di website: www.youthagsummit.com
Cari tahu lebih lanjut tentang Program Pendidikan Pertanian di: www.ag-education.bayer.com

Tentang Groene Kring
Groene Kring (GK) merupakan sebuah asosiasi bagi petani muda di Flanders (Belgia) beranggota sekitar 3.500 orang. GK menyatukan petani muda melalui beragam kegiatan, untuk memfasilitasi pertukaran informasi antara satu sama lain. Selanjutnya, GK menyelenggarakan pendidikan kewirausahaan dan memfasilitasi transmisi bisnis pertanian keluarga. Asosiasi ini melindungi kepentingan petani muda di tingkat regional, nasional, dan internasional. Akhirnya, GK bertujuan untuk meningkatkan citra sektor pertanian. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi: www.groenekring.be

Tentang Fédération des Jeunes Agriculteurs
Fédération des Jeunes Agriculteurs (FJA) adalah gerakan pemuda dan perwakilan organisasi pertanian dari semua petani muda dari Walloon Region. FJA mewakili pemikiran dari 2.800 anggota dan memberikan advokasi atas nama mereka di tingkat nasional dan Eropa. Organisasi ini juga menyelenggarakan kursus pelatihan dan diakui sebagai pusat para profesional untuk semua pelaku dan profesional di sektor pertanian.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi: www.fja.be

Bayer: Science For A Better Life
Bayer adalah perusahaan global dengan kompetensi di bidang Life Science terkait kesehatan dan pertanian. Produk serta layanan Bayer dirancang untuk memberikan manfaat serta meningkatkan kualitas hidup manusia. Group Bayer bertujuan untuk menciptakan nilai melalui inovasi, pertumbuhan dan daya penghasilan tinggi. Sebagai korporasi, Bayer memegang teguh prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan serta tanggung jawab sosial dan etika. Pada tahun fiskal 2015, Bayer mempekerjakan 117.000 orang dengan penjualan senilai Euro 46,3 miliar. Belanja modal sebesar Euro 2,6 miliar dengan biaya R&D senilai Euro 4,3 miliar. Nilai-nilai tersebut termasuk bisnis polimer berteknologi tinggi yang telah ditawarkan ke bursa saham sebagai perusahaan independen bernama Covestro pada tanggal 6 Oktober 2015. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi www.bayer.com atau www.bayer.co.id

Kontak: Indonesia
E-mail: mariamagdalena.pakpahan@bayer.com
andidwi.mandasari@bayer.com

Pernyataan Perkiraan Kedepan
Rilis ini mungkin berisi pernyataan berdasarkan asumsi saat ini dan perkiraan yang dibuat oleh Grup Bayer atau manajemen subkelompok ke depan. Berbagai resiko, ketidakpastian dan faktor-faktor lain dapat menyebabkan perbedaan materi antara hasil aktual di masa depan, situasi keuangan, pengembangan atau kinerja perusahaan dan perkiraan yang diberikan di sini. Faktor-faktor ini termasuk yang dibahas dalam laporan publik Bayer yang tersedia di situs web Bayer di www.bayer.com. Perusahaan tidak bertanggung jawab apa pun atas perubahan pernyataan berwawasan ke depan atau kejadian masa depan atau perkembangan.

 

 

Referensi:

1Using extensive online interviews of 3.300 male and female respondents in age of 18 to 25 years, GMI Lighthouse Research, a global research institute, produced an extensive set of data which has been analyzed and interpreted by Prof. Dr. Joachim Klewes, associate professor at the Heinrich-Heine-University, Duesseldorf/Germany, and his team.