14 Maret 2018

Food Chain Partnership: Bekerja Bersama untuk Pertanian Berkelanjutan menjadi Kunci Mencapai Ketahanan Pangan

Kolaborasi di sepanjang pasokan rantai agribisnis efektif dalam mendorong perbaikan ketahanan pangan, kelestarian lingkungan, dan peluang ekonomi di tingkat nasional.

JAKARTA, Indonesia, 9 Maret 2018 – Kolaborasi di sepanjang pasokan rantai agribisnis efektif dalam mendorong perbaikan ketahanan pangan, kelestarian lingkungan, dan peluang ekonomi di tingkat nasional. Hal ini didasarkan pada pengalaman Kamar Dagang Indonesia (KADIN) yang telah memprakarsai proyek kemitraan di bawah Partnership for Indonesia’s Sustainable Agriculture (PISAgro) sejak 2012, yang juga diikuti oleh Bayer. Proyek ini bertujuan mengkatalisis kemitraan multipihak dari hulu ke hilir di sepanjang rantai pasokan komoditas pertanian, dan terbukti dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

 

“Di Bayer, kami sangat percaya pada kerja sama di sepanjang rantai pasokan sebagai alat yang efektif untuk mengurangi risiko bisnis,” kata Jens Hartmann selaku Head of Region APAC1, Crop Science Division, Bayer saat wawancara eksklusif dengan media di Jakarta. Salah satu pihak penting dalam rantai pasokan adalah input pertanian dan penyedia teknologi. Perusahaan seperti Bayer memainkan peran besar dalam kerja sama tersebut dengan menyediakan teknologi dan membantu petani di lapangan agar mereka mencapai hasil panen tinggi dan terhindar dari gagal panen.

 

Food Chain Partnership atau kemitraan rantai pangan - sebuah model inovatif yang dikembangkan Bayer Crop Science dengan petani, pedagang, pengolah dan penjual bekerja sama dalam solusi pertanian yang terintegrasi menurut prinsip-prinsip pertanian yang lestari demi keuntungan semua pihak yang terlibat.

 

Dengan bergabung dalam kemitraan ini, para petani dapat menikmati peningkatan kesejahteraan karena mereka dapat meningkatkan hasil panen dan mendapatkan jaminan. Perusahaan tidak hanya membeli produk mereka, tetapi juga memberikan pelatihan pascapanen, sehingga petani mendapatkan informasi yang baik tentang standar industri dan harga hasil buminya.

 

Bayer telah melakukan pendekatan ini dengan petani kecil di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Kalimantan. Bayer menyediakan pelatihan Good Farming Practices untuk membantu petani meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian mereka.

 

Sampai saat ini, melalui penerapan model bisnis closed loop dengan 20.000 petani kecil, Bayer telah membantu meningkatkan produktivitas petani sebesar 16% dan menaikkan pendapatan mereka hingga 30%.

# # #

 

Bayer: Science For A Better Life

Bayer adalah perusahaan global dengan kompetensi di bidang Life Science terkait kesehatan dan pertanian. Produk serta layanan Bayer dirancang untuk memberikan manfaat serta meningkatkan kualitas hidup manusia. Group Bayer bertujuan untuk menciptakan nilai melalui inovasi, pertumbuhan dan daya penghasilan tinggi. Sebagai korporasi, Bayer memegang teguh prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan serta tanggung jawab sosial dan etika. Pada tahun fiskal 2016, Bayer mempekerjakan 115,200 orang dengan penjualan senilai Euro 46,8 miliar. Belanja modal sebesar Euro 2,6 miliar dengan biaya R&D senilai Euro 4,7 miliar. Nilai-nilai tersebut termasuk bisnis polimer berteknologi tinggi yang telah ditawarkan ke bursa saham sebagai perusahaan independen bernama Covestro pada tanggal 6 Oktober 2015. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi www.bayer.com atau www.bayer.co.id.

 

Kontak Media:Laksmi Prasvita, Head of Communications & Public Affairs, PT Bayer Indonesia

e-mail: laksmi.prasvita @bayer.com

Food Chain Partnership: Bekerja Bersama untuk Pertanian Berkelanjutan 

 

Apakah Food Chain Partnership?

Food Chain Partnership atau kemitraan rantai pangan - sebuah model inovatif yang dikembangkan Bayer Crop Science dengan petani, pedagang, pengolah dan penjual bekerja sama dalam solusi pertanian yang terintegrasi menurut prinsip-prinsip pertanian yang lestari demi keuntungan semua pihak yang terlibat.

 

Bayer bertindak sebagai fasilitator untuk mempertemukan para mitra di sepanjang rantai nilai pangan untuk menghasilkan makanan berkualitas tinggi dan terjangkau secara berkelanjutan. Seluruh mitra mendapatkan keuntungan dari proyek Food Chain Partnership dalam hal keamanan, kualitas, hasil panen dan ketelusurannya.

 

Apa peran Bayer?

Sebagai ahli global di bidang input pertanian, kompetensi Bayer yang paling utama terletak pada pengembangan dan penyediaan teknologi dan solusi pertanian yang disesuaikan menurut kebutuhan lokal yang berfokus pada peningkatan produktivitas dan kualitas panen. Sebagai fasilitator, Bayer menggabungkan mitra di sepanjang rantai nilai makanan untuk menghasilkan sejumlah besar komoditas pertanian berkualitas tinggi dan produk khusus sebagai dasar nutrisi yang sehat.

 

Dalam berbagai proyek Food Chain Partnership, Bayer menawarkan solusi terintegrasi yang disesuaikan melalui ragam benih berkualitas tinggi, produk kimia dan biologi perlindungan tanaman, dan layanan pelengkap dan keahlian dalam perlindungan, efisiensi dan memperhatikan lingkungan hidup. Solusi tanaman terpadu ini didukung langkah-langkah pengelolaan yang proaktif untuk memastikan integritas produk, perlindungan masyarakat, dan pelestarian lingkungan. Bayer berusaha menciptakan situasi yang saling menguntungkan guna mendukung industri makanan di seluruh serta dan berkontribusi pada misi Food Chain Partnership: "Bekerja Bersama untuk Pertanian Berkelanjutan".

 

Komitmen perusahaan terhadap Pertanian Berkelanjutan

Di Bayer, keberlanjutan merupakan bagian integral dari strategi bisnis perusahaan sepanjang keseluruhan rantai nilai - untuk menciptakan nilai melalui inovasi bagi pelanggan, perusahaan dan seluruh karyawannya di seluruh dunia. Salah satu tujuan utama strategi keberlanjutan adalah menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan tanggung jawab sosial ekologis dan korporat. Bayer mendukung prinsip-prinsip pertanian berkelanjutan dengan tujuan untuk mengatasi tantangan seperti pertumbuhan penduduk, meningkatnya permintaan pangan, pakan dan bahan baku terbarukan, sumber daya alam yang terbatas dan perubahan iklim. Dengan demikian, perusahaan berusaha untuk membantu meningkatkan ketahanan pangan dunia dengan meningkatkan produktivitas tanaman pokok terpenting di dunia, seperti beras dan gandum, sekaligus mengurangi kerusakan lingkungan. Bayer berfokus pada peningkatan efisiensi sumber daya di bidang pertanian (air, tanah, input pertanian) dan menawarkan keunggulan dalam pengelolaan produk dan pelatihan penggunaan yang aman bagi para petani untuk mengurangi dampak pada manusia dan lingkungan.